Thursday, April 22, 2010

Latih tubi intensif untuk berdepan musuh dalam selimut

Adalah ianya bernama berPuasa.

Berpuasa bukan kerana nak kurus
berpuasa bukan kerana tak ada duit nak makan
bukan juga semata2 nak ganti puasa2 wajib yg tertinggal

Tetapi ada hikmah jauh lebih indah tersembunyi di sebalik perintah berpuasa.

Kita menahan diri untuk makan...
ketika mana ada banyak pilihan makanan di depan mata,
ketika tiada siapa pun perlu mengetahui yg kita curi2 makan ketika kita 'berpuasa',

Kita tahan diri dari menjamah walaupun seteguk air
walaupun air yg bakal masuk kedalam kerongkong kita tu tak akan meninggalkan apa2 kesan
walaupun tak ade sesape akan nampak kite curi2 minum ketika kite masih 'berpuasa'

Tapi, oleh kerana ketaatan kpd Tuhan, kita tahankan diri dari mencapai semua2 tu....oh bukan senang, lagi2 kalau puasa sunat....di kala melihat orang2 disekeliling makan dgn berleluasa...


Menahan diri ketika kita mampu untuk mendapatkannya.
Menahan diri dari larangan2Nya ketika mana semua itu indah terhidang di depan mata. Menahan diri untuk mencapai segala keinginan nafsu yg selama ini tak henti2 kita turuti.

Nak itu, dapat, nak ini, beli. Bila tak dapat, mintak sampai dapat. Kalau tak dapat jugak mogok lagi sampai dapat. Nah, sekarang, dengan latihan sesimple ini, cuba gali hikmah tersembunyi disebaliknya. Jangan sekadar buta2 menaha lapar dan dahaga....yg kemudiannya kita sogok kembali nafsu lapar itu dengan pelbagai makanan yg enak2 dan berlebihan apabila tibanya waktu berbuka......





“Wahai sekalian anak muda, barangsiapa di antara kamu yang mempunyai kemampuan maka bernikahlah, kerana nikah itu lebih menundukkan mata serta lebih menjaga kehormatan diri. Dan barangsiapa yang belum mampu hendaklah berpuasa, kerana puasa itu dapat membentenginya.” [Muttafaq ‘Alaih]




Jadikan puasa sebagai benteng kepada musuh dalam selimut yg bernama nafsu. Nafsu yg tak pernah puas dari mahukan itu dan ini. Nafsu yg yg tak pernah merasa cukup. Sebuah latihan keteguhan hati untuk memujuk dan mengawal diri dari terpadaya dengan indahnya nikmat dunia, perkara yg sia2 dan melalaikan. Harus belajar untuk mengatakan TIDAK!




Bukanlah berpuasa itu sekadar menahan dari makan dan minum. Sesungguhnya puasa itu juga adalah menahan diri dari perkara yang sia-sia dan kotor (lucah). Jika kamu dimaki oleh seseorang atau diperbodohkannya, maka berkatalah: Sesungguhnya aku berpuasa [riwayat Ibn Khuzaimah dan al-Hakim / Sahih al-Targhib 1068]


Mari jangan puasa hanya sekadar utk tahan lapar!

Monday, April 12, 2010

I AM BREATHING!!



Wohohow what's with the capital letters?

Just to show how grateful am I to feel that I'm still breathing this very morning. Sounds ridiculous and nothing-of-your concern but it does really matter to me. really. matter. yes. indeeeeed.

I don't need 6-7 or 8 hours of sleep to wake up fresh and sound and healthy without having to sleep again for several hours....4-5 hours is enough, provided that I can breath while I'm asleep.

You don't know how 'dead' you are when you have hypertrophic inferior turbinates inside your airway passage [however these things do not affect the physical appearance of your nose]. They narrow down the air passages and you will feel like not breathing at all. Or if you are a bit lucky, you'll feel like craving for the air. So pathetic. Yeah, it's true.

I don't know how severe it is so far for I haven't go for the follow up with the ENT specialist for a long time. The last meeting was like in October 2009, I supposed. And I really forgot the appointment in December last year. Time-constrained is at blamed haha. But I think it is becoming more severe lately, exacerbated by dusty environment, and also by stress.

Nevertheless I have made a decision not to be dependent on the intranasal steroids anymore [started since my 1st day in Tampin]. I am totally over control of my body and my well being. Those drugs, will bring me nowhere but constantly dependent on them till the end of my life. So do any drugs in this world.

You don't need them. They are just some external agents that are trying to take over the control of your body system. And eventually making you sicker and sicker. It is you who have to decide at which health state level that you want to be.

Just monitor what you eat (eat healthily), exercise regularly, handle stress wisely and sleep adequately. Plus extra super control of your mind power over your own body well being. You are not sick when you don't think of any sickness, and you are totally screwed when you allow the illness to override your own self.



I agree that we have to put some effort into it. But it is worth trying though.
It's true, very true.

Thursday, April 8, 2010

Sepatah dua kata buat Tampin tercinta

Hai Tampin,

Ini pemandangan Tampin dari kaki Gunung Tampin. I adore the clouds so much!!



malam ni adalah malam terakhir kami di sini

esok pagi aku akan meninggalkan kamar chomot ini buat beberapa lama sebelum kembali untuk family medcine posting mase 5th year nanti.


Yet I'm leaving this town with some miseries. Some puzzles that keep on lingering in the dark clouds over my head. Questions that raised from the idiocy of my lacking of self-awareness, recklessly ruling my so-called independent life with total ignorance on this planet earth.


It's about faith. truthfulness. hypocrisy.

and regrets.


"Betrayer begets blood." -Ninja Assassin-




And I know I will never be able to answer all these questions myself.



Penulis ...masih tersenyum alpa walaupun sudah banyak 'hint2' diberi tanda peringatan yang abadi....



Sesal dahulu pendapatan, sesal kamudian tidak berguna.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...